Thursday, March 13, 2008

Manado dan kehidupannya (II)

Makanan memang menjadi fokus utama menjelajahi Manado, tapi penginapan juga tidak kalah pentingnya. Yang satu ini dengan gampangnya bisa didapatkan tergantung tujuan perjalanan.

Khusus mengunjungi Manado untuk melihat keindahan Taman Laut Bunaken? Pilihan pertama pasti ada di jejeran penginapan yang ada di Pulau Bunaken. Bastianos bisa jadi pilihan utama (bukan karena pemiliknya kenalan kita, he..he..he..). Paling tidak tempat ini menjadi tempat favoritnya Nadine dan adik-adiknya (kita lagi membayangkan ketemu Marcel dan Mischa lagi tidur2an di pasirnya Pulau Bunaken)

Buat yang rada takut dengan namanya perahu, Hotel Santika bisa menjadi pilihan lain karena jaraknya yang hanya 15 menit dari Pulau Bunaken (bandingkan dengan jarak dari Pelabuhan Kali Mas yang bisa memakan waktu 1 jam). Hotel ini sempat menjadi pilihan Oranje Prins saat beliau menikmati keindahan Taman Laut Bunaken. Pemandangan dari arah hotel ini ke Gunung Manado Tua juga sangat memukau, ditambah barbeque di bawah pohon besar yang strategis di malam purnama. Pemandangan Manado Tua saat sunset dibalik lambaian daun kelapa (foto di samping ini) kita ambil di suatu sore yang cerah dari arah Santika.
Hotel lain yang bisa menjadi pilihan adalah Hotel Celebes. Berlokasi persis di samping Kali Mas, memudahkan memilih perahu yang sesuai dengan kebutuhan. Hotel ini tahun lalu direnovasi seiring dengan semakin tertatanya lingkungan di sekitarnya. Keuntungan lain menginap di sini adalah lokasi yang berada di jantung Kota Manado.
Beragam hotel lain bisa menjadi pilihan lain. Dari arah pusat kota, ada Hotel Ritzy, Hotel Kawanua, Hotel Quality, sampai Hotel Grand Puri.
Perjalanan bisa berlanjut ke beberapa Kabupaten/Kota yang mengelilingi Manado. Tertarik dengan hewan? Arahkan tujuan ke Tangkoko Batuangus, hutan lindung yang terletak di Kota Bitung. Hutan ini menyimpan Tarsius spectrum; primata terkecil di dunia yang sangat pemalu. Keindahan pantai yang ditutupi jejeran batu besar berwarna hitam (mungkin ini dasar penyebutan batuangus), bisa menjadi lokasi indah bagi penggemar fotografi.
Penggemar antropologi bisa menyelusuri Kabupaten Minahasa Utara ke arah Minahasa (Tondano), menikmati waruga, kuburan tradisional Minahasa. Sementara yang merindukan alam pegunungan bisa melanjutkan ke Kota Tomohon. Kabupaten Minahasa juga menyajikan keindahan lain. Danau Tondano bisa disusuri sambil menikmati lezatnya ikan bakar ala Minahasa. Tidak ketinggalan jagung muda dan telur yang direbus alami di sumber mata air panas Bukit Kasih, Kanonang.

Selamat berburu!
Sebagai awalnya bisa menikmati Manado di sini dan sini.